LEADERSHIP

Leadership Google, para kunci keberhasilan Google

Leadership Google, para kunci keberhasilan Google

Leadership Google Value – driven leadership

Menurut Berry (1999) salah satu ciri kunci keberhasilan bisnis pada Jasa adalah kepemimpinan didasari oleh nilai-nilai yang berlaku terhadap perusahaan. Dengan hal lain di kawasan karyawan dibuat sedemikian rupa sehinggaterdapat budaya yang sama dimana semua karyawan terbiasa terhadap mengambil keputusan atau hal-hal penting tanpa meminta saran dari atasan, sebab memang benar bahwa setiap karyawan diberikan kewenangan untuk memutuskan tujuan kepuasan kepada konsumen. More

Miliki 5 Kebiasaan ini untuk Menjadi Pemimpin yang Sukses

Miliki 5 Kebiasaan ini untuk Menjadi Pemimpin yang Sukses

Dalam berbagai textbook tentang kepemimpinan, seringkali diungkapkan bahwa tugas seorang pemimpin meliputi empat hal, yakni merencanakan (plan), mengkoordinasilkan (organize), memimpin (lead) dan melakukan kontrol (control). Dalam hal menajemen organisasi, keempat hal tersebut memang masih relevan, hanya saja belum cukup untuk membantu kita melecutkan kemampuan terbaik dan energi yang kita miliki. Bukan hanya energi bagi diri sendiri, tetapi juga energi bagi seluruh anggota tim. More

Leadership Lebih Penting dari Great Leader

Leadership Lebih Penting dari Great Leader

Dunia tempat kita berada kini telah banyak berubah. Kita hidup dalam dunia yang semakin komplex, penuh ketidakpastian dan perubahan terjadi semakin cepat. Dalam satu kata kondisi tersebut disingkat dengan akronim VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity). Akronim ini awalnya adalah istilah dalam dunia militer namun belakangan cukup populer di kalangan manajemen. More

3 Faktor yang Membedakan Antara Leader dan Manager

3 Faktor yang Membedakan Antara Leader dan Manager

1. Leader melakukan inovasi, sedangkan manajer mengelola.

Ini berarti bahwa seorang leader atau pemimpin adalah orang yang datang dengan ide-ide baru dan menggerakkan seluruh organisasi ke dalam fase berpikir untuk maju. Orang ini harus terus-menerus mengembangkan strategi-strategi dan taktik baru . Dia harus memiliki pengetahuan tentang tren terbaru, penelitian, dan keahlian. More

Fungsi Leadership di suatu Perusahaan

Fungsi Leadership di suatu Perusahaan

Fungsi Kepemimpinan

Fungsi pemimpin dalam suatu organisasi tidak dapat dibantah merupakan sesuatu fungsi yang sangat penting bagi keberadaan dan kemajuan Perusahaan berkembang maupun organisasi yang bersangkutan. Pada dasarnya fungsi kepemimpinan memiliki 2 aspek yaitu :

  1. Fungsi administrasi, yakni mengadakan formulasi kebijaksanaan administrasi dan menyediakan fasilitasnya.
  2. Fungsi sebagai Top Manajemen, yakni mengadakan planning, organizing, staffing, directing, commanding, controling, dsb.

Dalam upaya mewujudkan kepemimpinan yang efektif, maka kepemimpinan tersebut harus dijalankan sesuai dengan fungsinya. Sehubungan dengan hal tersebut, menurut Hadari Nawawi (1995:74), fungsi kepemimpinan berhubungn langsung dengan situasi sosial dalam kehidupan kelompok masing-masing yang mengisyaratkan bahwa setiap pemimpin berada didalam, bukan berada diluar situasi itu Pemimpin harus berusaha agar menjadi bagian didalam situasi sosial keiompok atau organisasinya.

  1. Fungsi kepemimpinan menurut Hadari Nawawi memiliki dua dimensi yaitu:
    Dimensi yang berhubungan dengan tingkat kemampuan mengarahkan dalam tindakan atau aktifitas pemimpin, yang terlihat pada tanggapan orang-orang yang dipimpinya.
  2. Dimensi yang berkenaan dengan tingkat dukungan atau keterlibatan orang-orang yang dipimpin dalam melaksnakan tugas-tugas pokok kelompok atau organisasi, yang dijabarkan dan dimanifestasikan melalui keputusan-keputusan dan kebijakan pemimpin.

Sehubungan dengan kedua dimensi tersebut, menurut Hadari Nawawi, secara operasional dapat dibedakan lima fungsi pokok kepemimpinan, yaitu:

  1. Fungsi Instruktif.
    Pemimpin berfungsi sebagai komunikator yang menentukan apa (isi perintah), bagaimana (cara mengerjakan perintah), bilamana (waktu memulai, melaksanakan dan melaporkan hasilnya), dan dimana (tempat mengerjakan perintah) agar keputusan dapat diwujudkan secara efektif. Sehingga fungsi orang yang dipimpin hanyalah melaksanakan perintah.
  2. Fungsi konsultatif.
    Pemimpin dapat menggunakan fungsi konsultatif sebagai komunikasi dua arah. Hal tersebut digunakan manakala pemimpin dalam usaha menetapkan keputusan yang memerlukan bahan pertimbangan dan berkonsultasi dengan orang-orang yang dipimpinnya.
  3. Fungsi Partisipasi.
    Dalam menjaiankan fungsi partisipasi pemimpin berusaha mengaktifkan orang-orang yang dipimpinnya, baik dalam pengambilan keputusan maupun dalam melaksanakannya. Setiap anggota kelompok memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan yang dijabarkan dari tugas-tugas pokok, sesuai dengan posisi masing-masing.
  4. Fungsi Delegasi
    Dalam menjalankan fungsi delegasi, pemimpin memberikan pelimpahan wewenang membuay atau menetapkan keputusan. Fungsi delegasi sebenarnya adalah kepercayaan ssorang pemimpin kepada orang yang diberi kepercayaan untuk pelimpahan wewenang dengan melaksanakannya secara bertanggungjawab. Fungsi pendelegasian ini, harus diwujudkan karena kemajuan dan perkembangan kelompok tidak mungkin diwujudkan oleh seorang pemimpin seorang diri.
  5. Fungsi Pengendalian.
    Fungsi pengendalian berasumsi bahwa kepemimpinan yang efektif harus mampu mengatur aktifitas anggotanya secara terarah dan dalam koordinasi yang efektif, sehingga memungkinkan tercapainya tujuan bersama secara maksimal. Dalam melaksanakan fungsi pengendalian, pemimpin dapat mewujudkan melalui kegiatan bimbingan, pengarahan, koordinasi, dan pengawasan.
    Kemudian menurut Yuki (1998) fungsi kepemimpinan adalah usaha mempengaruhi dan mengarahkan karyawan untuk bekerja keras, memiliki semangat tinggi, dan memotivasi tinggi guna mencapai tujuan organisasi. Hal ini terutama terikat dengan fungsi mengatur hubungan antara individu atau kelompok dalam organisasi. Selain itu, fungsi pemimpin dalam mempengaruhi dan mengarahkan individu atau kelompok bertujuan untuk membantu organisasi bergerak kearah pencapaian sasaran. Dengan demikian, inti kepemimpinan bukan pertama-tama terletak pada kedudukannya daiam organisasi, melainkan bagaimana pemimpin melaksanakan fungsinya sebagai pemimpin. Fungsi kepemimpinan yang hakiki adalah :
  • Selaku penentu arah yang akan ditempuh dalam usaha untuk pencapaian tujuan
  • Sebagai wakil dan juru bicara organisasi dalam hubungan dengan pihak luar.
  • Sebagai komunikator yang efektif.
  • Sebagai integrator yang efektif, rasional, objektif, dan netral.

 

Leadership di Suatu Perusahaan

Leadership di Suatu Perusahaan

Atau sering kita sebut dengan pemimpin di suatu organisasi suatu perusahaan,

Pentingnya suatu pemimpin untuk mengembangkan organisasi adalah mengatur dan memotifasi timnya untuk mencapai suatu target pada perusahaan ,sebagai seorang pemimpin pentingnya untuk memotifasi para karyawanya adalah hal yang harus di lakukan dan di kembangnkan setiap harinya,memimpin suatu organisasi adalah beban yang harus di pikirkan pada seorang leadership,

Mengembangkan suatu organisasi pada tim yang di bentuk oleh pemimpin dengan berbagai macam karakter.suatu organisasi akan maju bila sosok leadership bisa memimpin dan mengembangkan timnya untuk bekerja sama dan kompak,perlunya memahami dan menjalankan organisasi pada tim di perusahaan akan berakibat fatal jika pemimpin tidak mempunyai sikap tegas dan mempunyai karakter yang berani dalam mengambil keputusan dalam timnya.

Pemimpin yang bersikap tegas akan karyawanya ,bagus dalam mengembangkan suatu tim dalam perusahaan berdampak akan majunya suatu perusahaan karna suatu pemimpin bisa mengembangkan serta memotivasi karyawanya ,dengan tujuan mengembangkan suatu perusahaan akan karyawanya tentu banyak hal yang harus di perhatikan pada seorang pemimpin,memahami berbagai macam karakter karyawan ,serta mendidik dari awal seorang karyawan pada tim yang di bentuk di suatu organisasi.

Memikul suatu beban berat pada perusahaan ,bertanggung jawab serta berisiko tinggi ,itu yang harus di alami akan seorang pemimpin ,mempunyai resiko tinggi seorang pemimpin harus bisa mengontrol karyawan bila terjadi suatu problem atau permasalahan di perusahaaan.

Bertanggung jawab dalam organisasi yang di bentuknya ,memahami suatu keadaan dimana karyawan dan dan atasan bekerja dengan baik serta kompak dalam mengembangkan organisasi.

Back to Top