twitter facebook google plus picasa

We provide total IT solution and IT Distributor Indonesia

Pelanggan Esia pakai jaringan Smartfren frekuensi 850 MHz

Kabar berita jaringan di indonesia dikabarkan dengan ada nya ketidak aktifnya jaringan internet pada layanan provider esia. Pelanggan pada pemakai operator jaringan telekomunikasi oleh Esia baru-baru ini mulai bekerja sama dan memanfaatkan jaringan telekomunikasi pada perusahaan provider Smartfren untuk kegiatan berhubungan dengan Internet setelah kedua perusahaan provider tersebut sepakat dan mendapat izin dari pemerintah untuk melakukan kerjasama dalam penyelenggaraan jaringan telekomunikasi di indonesia pada bulan November 2014 tahun lalu.

Pelanggan Esia pakai jaringan Smartfren sekarang !

Djoko Tata Ibrahim selaku sebagai Deputy CEO Smartfren Telecom mengatakan “proses dari kerja sama dan pemanfaatan jaringan Smartfren telecom terhadap pelanggan Esia saat ini masih dalam proses dan “tidak menemukan kendala berarti “Secara proses tahapan pelanggan Esia sudah mengganti dengan jaringan Smartfren. Tetapi mereka tidak akan tahu kalau sudah pindah pakai jaringan kami “ujar Djoko pada jumpa pers pada waktu di Jakarta.

pelanggan esia

Pada rencananya perusahaan Esia akan segera mengalihkan sumber daya frekuensinya seluas 5 MHz terhadap perusahaan Smartfren di spektrum 850 MHz. Jaringan pada Smartfren juga memiliki luas frekuensi yang sama di spektrum tersebut. Sehingga jika terjadi dan digabungkan maka kedua operator ini memiliki luas 10 MHz di spektrum 850 MHz. Djoko tata ibrahim menargetkan pada proses migrasi tersebut frekuensi ini di targetkan akan rampung pada tahun 2015 ini.

Pelanggan Esia Dapat internet 4G LTE ?

Dalam Jaringan milik Smartfren dengan Spektrum 850 MHz akan dimanfaatkan untuk menghadapi jaringan terbaru yaitu jaringan internet 4G LTE sebabnya pemerintah telah memberi izin teknologi netral. Teknologi netral itu kemungkinan perusahaan operator telekomunikasi menggambungkan dua jaringan misalkan 2G dan 4G yang berjalan bersamaan dalam frekuensi 850 MHz dalam satu rentang spektrum.

“Dengan adanya kerjasama dan kolaborasi jaringan tersebut membuat meningkatkan efisiensi  dan layanan serta meningkatkan kemampuan keuangan BTEL. Sebagai dua provider milik pengusaha nasional. bukan hanya harus cepat dalam mendukung program pemerintah, tapi karena juga harus saling mendukung kerjasama dalam hal jaringan dan bersama-sama mengatasi masalah yang membatasi dari  pertumbuhan perseroan” ungkap Rodolfo Pantoja.